Rabu, 21 Januari 2009

Yang Paling Berharga



Apa yang paling berharga saat ini bagi kami adalah waktu bersama Senja, si kecil ini sudah berusia 16 bulan, Januari ini. Dan ia sudah mulai pandai mengucap kata-kata walau kadang tidak jelas apa yang dimaksudnya. Awalnya kata yang kerap dilontarkan mulut mungilnya ini adalah ''Yaboi, Yaboi, eung, ma, pa, nyek, buah,mum, mam, bik, ti dan beberapa terakhir ini kata yang diucapkannya adalah da abis...saat botol susunya kosong. Senja juga sudah mulai bisa berjalan. Dan ia akan berkeliaran di rumah dimuali dari kamar tidur ruang tamu dan dapur. Sesekali ia akan mencuri kesempatan untuk berjalan ke teras rumah. Tapi, itu jarang dilakukannya karena sepertinya Senja masih agak takut untuk turun keteras, karena Senja pernah beberapa kali mencoba turun dan terjatuh, beberapa waktu dia kapok untuk turun ke teras tapi di lain waktu ia akan kembali mencobanya. kembali lagi dengan hal yang paling berharga bagi saya dan suami adalah Senja....kadang kala waktu yang kami habiskan denganya sepertinya selalu kurang,rasanya waktu yang berputar terlalu cepat. Rutinitas yang kami lalui pertama saat Senja bangun, maka ia akan membuat gaduh, mulut mungilnya akan ngoceh, kadang ia akan menyapa little star yang ditempel di dinding tempat tidurnya, kadang Senja juga akan bersandung...nanannana, lalalla,yayayayya kadang kala yaboi....yaboi....
Juga sudah begitu, Papannya juga akan terusik tidurnya, dan biasanya ia akan menyuruh saya cepat membawa senja keluar kamar agar tidurnya tidak terganggu, walau pun kadang Papa ikut juga menyapa senja dan mengajaknya bermain di tengah rasa kantuknya ( hal ini biasanya dilakukan kalau Papanya tak kuat menahan keusilan senja, karena memang senja sedikit usil kalau dilihatnya kita masih tidur semenrata dia sudah bangun, sudahlah alamat ia akan mencari berbagai cara untuk membangunkan kami, Caranya pun lumayan banyak mulai dari menciumi pipi dengan air liurnya dan menepuk-nepuk wajah kami dengan tangan mungilnya atau juga ia akan melangkah dengan perlahan dan hati-hati turun dari kasur dan mulai memukul-mukul pintu kamar sembari berteriak-teriak....
Aktivitas Senja dan saya dilanjutkan dengan sarapan pagi di depan TV sembari menonton film kartun atau acara musik. Kadang saya berhasil membuat senja sarapan banyak tapi kadang susahnya minta ampun membuatnya mengunyah makanan yang disuap ke mulutnya. Jika sudah begitu, terpaksa saya harus mencari cara lain agar ia mau makan, apalagi kalau bukan mengajaknya jalan-jalan sembari sarapan atau memanggil si meong untuk menemani Senja makan,dan biasanya ini berhasil membuatnya menelan makanan.
Selesai sarapan Senja mandi, dan ini adalah rutinitas yang sangat disukainya karena ia akan asyik bermain air, tak jarang ia akan berteriak keras saat saya terpaksa harus meyudahi keasyikannya bermain air. Setelah mandi, maka saya akan dipaksa belari-lari mengejarnya untuk memasangkan pakaiannya. dan ini juga yang sering membuat papanya marah karena keasyikannya terusik oleh kelasakan Senja yang memanjat tubuhnya untuk menghindarkan saya menangkapnya.Kalau sudah selesai barulah kami menjelajah jalan menuju warung untuk berbelanja......
Sampai di kedai, Senja mulai akan menunjuk aneka jajanan yang ada, kalau belum diberi satu maka Senja akan terus menunjuk sambil bilang.au..au(mau artinya) atau bil..bil (ambil)sembari kepalanya mengangguk-angguk tanda mau, kalau sudah begitu satu kue atau kerupuk harus diberikan padanya...:)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar